Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

27 May 2022

Bali 2015; Little Pied Cormorant, Pecuk-padi Belang, Microcarbo melanoleucos

Bali, Oktober 2015

Ini merupakan koleksi foto tahun 2015 sewaktu diundang kawan-kawan Satwa Alam Bali dan Biologi Udayana untuk berbagi cerita tentang Migrasi Raptor di Indonesia. Kebetulan waktu itu berbarengan dengan kegiatan Festival Migrasi Burung Pemangsa 2015 yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi Udayana bekerjasama dengan kawan-kawan Satwa Alam Bali. 

Nah, pada kesempatan itu kemudian diajaklah saya ke BTDC Lagoon Nusa Dua Bali yang banyak jenis burung airnya. Salah satunya Pecuk-padi Belang (Microcarbo melanoleucos) ini.

Little Pied Cormorant, Canon 1000D, 70-300 Thamron

Little Pied Cormorant, Canon 1000D, 70-300 Thamron

Little Pied Cormorant, Canon 1000D, 70-300 Thamron

Waktu itu saya pakai kamera lama istri dan lensa pinjam ke kawan di Jogja. Kamera Canon semasa istri kuliah dan waktu itu masih bisa digunakan. Hehehe,. 

03 January 2022

Hoya minutiflora

Hoya minutiflora Rodda & Simonsson (2010)

Masyarakat lokal akan menyebut tumbuhan merambat ini sebagai tumbuhan benalu, parasit yang menempel pada pohon lain. Tanaman epifit dengan percabangan yang jarang. Tangkai daun bulat dengan panjang 1,8 - 2,5 cm. Daunnya berbentuk bulat telur dengan ujung meruncing, panjang daun mencapai 3,5 cm dengan lebar 1-2 cm.

Hoya minutiflora Rodda & Simonsson (2010), Kalimantan Tengah, Nov.2021


Ukuran bunga sekitar 2,6-2,8 mm (diameter) dengan jumlah bunga dalam satu tangkai 8-10 bunga.

09 August 2019

Photo - Sekilas Mengenal Trinil Semak, Tringa glareola, Pengembara dari Utara

#digiscoping #photooftheday
Trinil Semak memanfaatkan Tambak Udang yang dikeringkan untuk mencari makan dan istirahat

Burung pantai di dunia yang sebagian besar berbiak di Eurasia Utara melakukan migrasi untuk menghindari musim dingin di tempat berbiaknya. Tujuan migrasi tidak lain adalah untuk bertahan hidup dari cuaca ekstrim yang tidak memungkinkan bagi kawanan burung tersebut mencari makan. Migrasi dilakukan secara rutin setiap tahun setelah melewati musim kawin menuju negara dengan iklim tropis dan kembali ke lokasi berbiak ketika musim dingin telah usai.
Kawasan Pantai trisik yang berada di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kulon Progo dan delta Sungai Progo merupakan lokasi yang menjadi persinggahan kawanan burung pantai migran dari utara yang menuju selatan (australia) salah satunya adalah Trinil Semak (Tringa glareola).

17 February 2019

White-faced Partridge, Puyuh Gonggong Biasa, #342

White-faced Partridge juga disebut dengan nama Gray-breasted Partridge. Dalam penamaan jenis-jenis burung di Indonesia disebut dengan nama Puyuh Gonggong Biasa atau Arborophila orientalis, burung puyuh endemik yang hanya ditemukan di dataran tinggi Jawa bagian Timur. Itu pun tidak semua dataran tinggi memiliki jenis ini.

Perilakunya yang sensitif mungkin menjadi satu dari sekian banyak sebab burung ini susah dijumpai di alam.

Beberapa waktu lalu berkesempatan melihat burung ini. Sebuah kesempatan langka melihat si endemik yang ginuk-ginuk ini langsung di habitatnya. Ini merupakan catatan langka bagi saya dan menjadi perjumpaan pertama bagi saya dan menjadi jenis ke 342 (yang tercatat). 

Satu hari penuh saya dan teman-temang nyanggongin tempat burung bermuka putih itu, dan Alkhamdulillah ketemu sembilan individu. Hanya saja yang kelompok besar datangnya di waktu sore, pas sudah gelap jadi ndak bisa dapat gambar yang bagus.

Terima kasih Kang Sam dan kawan-kawan yang sudah menjaga keberadaan puyuh endemik kebanggaan kita bersama. Semoga tetap lestari!!

01 Februari 2019 #342

01 Februari 2019 #342

01 Februari 2019 #342

26 October 2018

Digiscoping - Pacific Golden Plover | Cerek Kernyut, Delta Progo Yogyakarta

#digiscoping

Pacific Golden Plover | Pluvialis fulva | Cerek Kernyut

Spotting Scope Kowa TSN-4
Camera Canon Eos 1000D
DIY adapter for DSLR Camera



20 November 2017

Cangak Besar, Great Egret, Ardea alba Linnaeus, 1758

Wringin Putih, Banyuwangi

Cangak Besar atau kita kenal dengan nama Kuntul Besar | Great Egret |Ardea alba Linnaeus, 1758

Wringin Putih, 20.11.17

Wringin Putih, 20.11.17

20 June 2017

Elang Setiwel, Booted Eagle, Hieraaetus pennatus Gmelin, 1788

Accipitriformes | Hieraaetus | Hieraaetus pennatus Gmelin, 1788 | Elang Setiwel  | Booted Eagle

dark/brown morph

Anda kenal dengan jenis Elang Setiwel atau Booted Eagle? Atau anda pernah menjumpainya langsung di Indonesia? Jika jawabannya belum, itu bukanlah hal yang mengejutkan. 
Mengapa demikian? Ya, jenis ini merupakan jenis burung pemangsa pengembara yang jarang di Indonesia. Di Indonesia hanya beberapa catatan saja terkait jenis ini yakni di jawa dan bali (Nijman 2003; Germi & Waluyo 2006). 

15 June 2017

Anggrek Apostasia wallichii R. Br. 1830

Orchidaceae | Apostasia | Apostasia wallichii R. Br. 1830 | Common Name: Wallich's Apostasia

Locality record: Gunung Merapi National Park, Sleman, Yogyakarta

28 May 2017

Mengenal Jeruju Putih Acanthus ebracteatus

Jeruju Putih | Acanthus ebracteatus Vahl | ACANTHACEAE

Add caption

Jeruju Putih Acanthus ebracteatus hampir sama dengan Jeruju Hitam Acanthus ilicifolius jadi wajar saja ketika sering bahkan banyak yang salah identifikasi. Meskipun sebenarnya jika diperhatikan secara seksama dari daun dan ukuran secara keseluruhan jeruju putih cenderung lebih kecil.

08 May 2017

Mengenal Elang Bondol, Haliastur indus (Boddaert, 1783)

ELANG BONDOL
Haliastur indus (Boddaert, 1783)
http://4raptor.wordpress.com 
Burung berukuran sedang, 45 cm, berwarna putih coklat pirang. Dewasa: Kepala, leher, dan dada putih. Saap punggung, ekor dan perut coklat terang. Terlihat kontras dengan bulu primer yang hitam. Seluruh tubuh remaja kecoklatan mirip Elang Paria (Milvus migrans) dengan coretan pada dada.

29 April 2017

Video - Javan Hawk Eagle | Nisaetus bartelsi

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) merupakan satu - satunya jenis elang yang ditetapkan sebagai Garuda, Lambang Negara Republik Indonesia. Akan tetapi, meskipun statusnya jelas dilindungi dan ditetapkan sebagai Garuda statusnya di Alam terus mengalami tekanan baik perburuan untuk diperjualbelikan. 

Sebagai seorang yang sering bersinggungan dengan dunia elang merasa miris mengetahui kondisi tersebut. Maka ketika mengetahui ada populasi yang bertahan dengan kondisi habitat yang menyempit hati merasa senang. 



Pendokumentasian seperti ini dibutuhkan sebagai arsip selain catatan-catatan penting lainnya. Berharap upaya konservasi Elang di Indonesia bisa dilakukan oleh seluruh element masyarakat. Bukan hanya dilakukan oleh Instansi terkait saja dan akademisi serta pelaku-pelaku konservasi yang memang berkencimpung di dunia mereka. 

24 April 2017

Ular Gadung (Trimeresurus albolabris)




Merupakan jenis Ular dengan bisa yang tinggi. Menurut buku 107+ Ular Indonesia Karya Riza Marlon ular jenis ini cukup agresif. Jika kita tidak paham dengan sifat ular terutama terhadap tingkat Bisanya lebih baik dihindari saja jika bertemu dengan ular ini. Ular dengan nama Bangga Laut atau Ular Gadung atau Ular Merah ini bisa menjadi agresif dan menyerang secara tiba-tiba. 

Adopsi Sarang Burung