Showing posts with label Trisik. Show all posts
Showing posts with label Trisik. Show all posts

27 May 2022

Laguna Trisik, 14 Mei 2022; Bertemu Uncal Kouran

Sabtu pagi, 14 Mei 2022, keputusan mengunjungi (kembali) Laguna Trisik di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo itu baru muncul seketika kami selesai sarapan. Arkan begitu antusias ketika saya bilang "Le, kita ke laguna trisik yuk! kita cari Cekakak Suci. Sana bilang sama ibu!". Arkan langsung mbisik'i ibunya.

Berangkatlat kami bertiga mengendarai Honda Beat merah melewati jalur lintas selatan jogja yang belum tersambung hingga Bantul. Sawah-sawah di kanan dan kiri jalan sudah mulai tanam padi. Beberapa sudah panen, bahkan mulai digarap kembali.

Kami lewat jalur yang menuju muara sungai progo. Di sebelah kiri jalan cor itu ada satu genangan air mirip telaga yang biasanya didatangi oleh burung Raja-udang biru (Alceo coerulescens). Dan benar saja, dua individu saling berebut sebilah bambu untuk bertengger. Kemungkinan itu sepasang. Atau bisa jadi sama-sama jomblo juga. Siapa yang tahu!,. hehe. 

Belum juga kami puas mengamati siburung biru itu datang dua bapak-bapal membawa jaring ikan masuk ke kolam itu. Bubrah wes manuke!! Dan kami pun melanjutkan perjalanan menuju Laguna Trisik. 

Sesampainya di Laguna beberapa raja-udang biru terlihat bertengger pada bilah-bilah bambu yang sengaja ditancapkan oleh pemancing. Selain raja-udang terpantau juga Blekok sawah (Ardeola speciosa). Saya memarkirkan sepeda motor di sebelah barat laguna.

Baru saja kami memarkirkan sepeda motor terlihat satu burung terbang menjauhi kami. Burung dari kelompok Columbidae berwarna coklat karat. Ukurannya sebesar pergam. Sebuah penampakan yang tidak pernah terlihat. Kami coba kembali mencari burung tersebut dengan menyusuri jalan setapak diantara tanaman Cemara udang. Tidak jauh dari lokasi kami tampak burung yang kami lihat bertengger pada satu pohon cemara. Saya coba mengamankan perjumpaan itu dengan memotret sebanyak mungkin untuk mendapatkan hasil gambar yang bisa diidentifikasi.

Dari hasil jepretan kamera diketahui itu jenis Uncal kouran (Macropygia ruficeps). Karena ini merupakan catatan pertama bagi saya maka untuk memastikan apakah ada yang sudah pernah lihat keberadaan jenis ini di pesisir selatan jogja, saya kirimkan foto jenis ini ke group whatsapp Jogja Birding. Media komunikasi teman-teman pengamat burung di Jogja. Dari tanggapan dalam group itu disimpulkan belum pernah ada catatan perjumpaan jenis ini di dataran rendah.

09 August 2019

Photo - Sekilas Mengenal Trinil Semak, Tringa glareola, Pengembara dari Utara

#digiscoping #photooftheday
Trinil Semak memanfaatkan Tambak Udang yang dikeringkan untuk mencari makan dan istirahat

Burung pantai di dunia yang sebagian besar berbiak di Eurasia Utara melakukan migrasi untuk menghindari musim dingin di tempat berbiaknya. Tujuan migrasi tidak lain adalah untuk bertahan hidup dari cuaca ekstrim yang tidak memungkinkan bagi kawanan burung tersebut mencari makan. Migrasi dilakukan secara rutin setiap tahun setelah melewati musim kawin menuju negara dengan iklim tropis dan kembali ke lokasi berbiak ketika musim dingin telah usai.
Kawasan Pantai trisik yang berada di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kulon Progo dan delta Sungai Progo merupakan lokasi yang menjadi persinggahan kawanan burung pantai migran dari utara yang menuju selatan (australia) salah satunya adalah Trinil Semak (Tringa glareola).

20 February 2019

Marsh Sandpiper, Trinil Rawa di Tambak Udang Trisik #digiscoping

Tidak ada kata telat ya untuk membagikan sesuatu meskipun itu hanya beberapa foto.
Ini adalah Trinil Rawa atau Marsh Sandpiper dalam bahasa inggris dan jenis ini memiliki nama ilmiah Tringa stagnatilis. 

Termasuk jenis burung pantai migrant yang singgah di kawasan Trisik dan dapat ditemukan mulai dari kawasan muara sungai progo, sawah dan tambak udang. Ini merupakan hasil pengamatan pada tanggal 29 November 2018 berbarengan dengan kegiatan survey untuk pelaksanaan lomba pengamatan burung yang digagas oleh Balai KSDA Yogyakarta. 

Masih sama dengan foto burung pantai lain seperti Birulaut ekor-hitam dan Cerek Jawa, ini saya foto menggunakan metode #digiscoping. 




depan Trinil Semak Tringa glareola


20 October 2017

Cekakak Belukar, White-throated Kingfisher, Halcyon smyrnensis (Linnaeus, 1758) #phonescoping

Merupakan catatan dan foto pertama untuk jenis Cekakak Belukar Halcyon smyrnensis (Linnaeus, 1758) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tercatata dan terdokumentasi dengan baik pada tanggal 24 Juli 2017.


19 August 2017

Phonescoping - Cekakak Australia (Halcyon sancta), Sacred Kingfisher

Phonescoping adalah perpaduan antara Smartphone yang disambungkan dengan Spotting Scope atau Monokuler. Phonescoping sendiri di negara barat sudah lama dilakukan. Beda di Indonesia yang baru - baru ini saja. 

Nah, kali ini Flora dan Fauna - ID akan menyajikan beberapa foto burung Cekakak Australia (Halcyon santa). Burung dari kelompok raja udang yang bermigrasi dari wilayah Australia ke Indonesia antara bulan Mei - Agustus. 

Burung dengan nama inggris Sacred Kingfisher ini difoto menggunakan Xiaomi Redminote 4 yang dikombinasikan dengan Adapter Universal dan Spotting Scope Kowa TSN-4 eyepiece 25x. 


26 April 2017

Kedidi Besar (Calidris tenuirostris) Berbendera Cina di Delta Progo

Pernah di Posting di Blog saya yang lain, disini.


Kedidi Besar (Calidris tenuirostris) merupakan burung pantai migran yang bermigrasi dengan jarak beribu-ribu kilometer dari lokasi berbiaknya di Asia Timur bahkan Eropa. Mereka bermigrasi setiap tahun untuk menghindari musim dingin yang sangat ekstrim di lokasi berbiak mereka. Mereka terbang ke tempat yang beriklim tropis seperti indonesia. Bahkan ada yang sampai ke Selandia Baru. 

Adopsi Sarang Burung