Showing posts with label Digiscoping. Show all posts
Showing posts with label Digiscoping. Show all posts

07 February 2023

Digiscoping Eastern Cattle Egret - Kuntul Kerbau - Bubulcus ibis

#digiscoping

Halo para pembaca. Terima kasih sudah mampir kembali.

Kami kembali melakukan kegiatan pengamatan burung bersama. Tujuan awalnya mau ke Muara Sungai Progo bersama Arkan. Tapi apa daya cuaca hujan dan angin. Kahirnya kami putuskan untuk mengunjungi beberapa pantai di wilayah Bantul, Yogyakarta. Dan sampailah kami di Mangrove Center Baros. Lokasinya di barat jembatan Kretek II.

Kami tiba pas banget waktu adzan dzuhur. Saya langsung mengeluarkan Monokuler Kowa Prominar TSN4 dan Kamera Nikon 1v2. Sayang banget kan kalau ada ratusan burung tidak terdokumentasikan. Kebetulan beberapa individu burung sedang dalam fase bulu berbiak.

Kuntul kerbau dalam fase bulu berbiak | Digiscoping Kowa Prominar TSN4 & Nikon 1v2
Lokasi ini cocok bagi kalian yang ingin melakukan pengamatan burung sambil berekreasi. Atau sambil mancing juga bisa.

09 August 2019

Photo - Sekilas Mengenal Trinil Semak, Tringa glareola, Pengembara dari Utara

#digiscoping #photooftheday
Trinil Semak memanfaatkan Tambak Udang yang dikeringkan untuk mencari makan dan istirahat

Burung pantai di dunia yang sebagian besar berbiak di Eurasia Utara melakukan migrasi untuk menghindari musim dingin di tempat berbiaknya. Tujuan migrasi tidak lain adalah untuk bertahan hidup dari cuaca ekstrim yang tidak memungkinkan bagi kawanan burung tersebut mencari makan. Migrasi dilakukan secara rutin setiap tahun setelah melewati musim kawin menuju negara dengan iklim tropis dan kembali ke lokasi berbiak ketika musim dingin telah usai.
Kawasan Pantai trisik yang berada di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kulon Progo dan delta Sungai Progo merupakan lokasi yang menjadi persinggahan kawanan burung pantai migran dari utara yang menuju selatan (australia) salah satunya adalah Trinil Semak (Tringa glareola).

31 May 2019

Hill Blue Flycatcher, Sikatan Cacing - #digiscoping

Minggu 26 Mei 2019 kembali menyambangi Desa Ramah Burung, Jatimulyo di Perbukitan Menoreh, Kulon Progo Yogyakarta. Tujuannya satu buat belanja kopi, kedua sekalian momong anak yang sudah lama ndak pernah diajak main yang agak jauh, dan yang ketiga buat birding alias pengamatan Burung.

Saat ini, hampir sebagian besar pengamat burung itu punya 1 kamera. Pun demikian dengan saya, meskipun hanya kamera berlensa pendek. Lalu bagaimana supaya saya bisa tetap motret burung dengan peralatan yang minim? yang hanya berlensa 40mm? 

Untunglah saya ada Monokuler Kowa TSN-4 yang biasa saya pakai kemanapun dan kapanpun. Metode digiscoping yang akhirnya saya gunakan. Nah, akhirnya pas hari munggu yang lalu saya bisa mengabadikan individu betina Sikatan Cacing Cyornis banyumas yang sedang merawat anaknya. 

Berikut adalah foto burung sikatan cacing yang saya maksud itu.

Sikatan Cacing betina dewasa membawa ulat untuk anaknya yang ada di dalam sarang
Kelemahan yang sangat terasa dalam dunia fotografi yang menggunakan metode #digiscoping adalah minimnya cahaya. Dengan pencahayaan yang minim pastinya akan berpengaruh terhadap hasil foto. Bisa dipastikan gelap. 

Individu betina Sikatan Cacing beserta 1 anaknya di dalam sarang

Tapi, meskipun demikian saya tetap bersyukur karena bisa menjumpai langsung jenis ini di desa Jatimulyo. Sebelumnya saya sudah pernah lihat jenis ini di Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon.

20 February 2019

Marsh Sandpiper, Trinil Rawa di Tambak Udang Trisik #digiscoping

Tidak ada kata telat ya untuk membagikan sesuatu meskipun itu hanya beberapa foto.
Ini adalah Trinil Rawa atau Marsh Sandpiper dalam bahasa inggris dan jenis ini memiliki nama ilmiah Tringa stagnatilis. 

Termasuk jenis burung pantai migrant yang singgah di kawasan Trisik dan dapat ditemukan mulai dari kawasan muara sungai progo, sawah dan tambak udang. Ini merupakan hasil pengamatan pada tanggal 29 November 2018 berbarengan dengan kegiatan survey untuk pelaksanaan lomba pengamatan burung yang digagas oleh Balai KSDA Yogyakarta. 

Masih sama dengan foto burung pantai lain seperti Birulaut ekor-hitam dan Cerek Jawa, ini saya foto menggunakan metode #digiscoping. 




depan Trinil Semak Tringa glareola


17 February 2019

Javan Plover , Cerek Jawa, Muara Progo #digiscoping

Cerek Jawa Charadrius javanicus, merupakan burung pantai endemik yang hanya ada di Indonesia. Sebelumnya jenis ini diyakini hanya dapat ditemukan di Jawa dan Bali. Seiring dengan perkembangan dan meningkatnya kegiatan pengamatan burung yang dilakukan oleh pengamat burung baik individual maupun kelompok ditemukan perjumpaan-perjumpaan baru. 

Oke, kita tidak akan mebahas sampai di mana jenis ini bisa ditemukan. 

Jadi, ini merupakan hasil #digiscoping cerek jawa atau Javan Plover di Delta Progo, Minggu tanggal 9 Februari 2019 lalu. 

Saya menggunakan kamera Nikon 1 V2 Mirrorless yang sayang sambungkan langsung ke Monokuler atau Spotting Scope #kowa TSN-4. Monokuler keluaran lawas pabrikan jepang. 

Untuk menyambungkan antara body kamera dengan monokuler saya menggunakan adapater universal dari extention tube macro untuk #nikon . 

Butuh usaha yang ekstra untuk bisa dapat gambar yang benar-benar detil. Mode manual fokus itu butuh sabar. Ndak bisa grusa-grusu. Silahkan lihat hasil dari 3 gambar yang saya lampirkan.

Digiscoping 09.02.19

Digiscoping 09.02.19

Digiscoping 09.02.19



14 February 2019

Digiscoping Black-tailed Godwit | Biru-laut Ekor-blorok

Akhirnya kebagian juga motret Black-tailed Godwit. Selama ini selalu tidak kebagian setiap ada jenis satu ini. Lebih seringnya dapat yang Bar-tailed Godwit.

Burung dengan nama Biru-laut Ekor-hitam ini merupakan pengunjung yang rutin setiap tahun datang ke muara progo, sungai yang memisahkan Bantul dan Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jenis : Birulaut Ekor-blorok | Limosa limosa Linnaeus 1758
Alat : Kowa Spotting Scope TSN-4 | Nikon 1 V2 mirrorless | DIY Adater
Waktu : 09 Februari 2019





05 November 2018

Digiscoping - Great Knot | Calidris tenuirostris | Kedidi Besar, Delta Progo Yogyakarta

#digiscoping

Great Knot | Calidris tenuirostris | Kedidi Besar
Status Konservasi : Edangered (IUCN)
Spotting Scope Kowa TSN-4
Camera Canon Eos 1000D
DIY adapter for DSLR Camera





26 October 2018

Digiscoping - Pacific Golden Plover | Cerek Kernyut, Delta Progo Yogyakarta

#digiscoping

Pacific Golden Plover | Pluvialis fulva | Cerek Kernyut

Spotting Scope Kowa TSN-4
Camera Canon Eos 1000D
DIY adapter for DSLR Camera



Digiscoping - Lesser Sand Plover | Cerek Mongolia, Delta Progo Yogyakarta

#digiscoping
Lesser Sand Plover | Charadrius mongolus | Cerek Mongolia

Spotting Scope Kowa TSN-4
Camera Canon Eos 1000D
DIY adapter for DSLR Camera





11 October 2018

Digiscoping Canon 1000D dengan Spotting Scope Kowa TSN-4

Mulai dari mana ya?
Oke, semua ini berawal dari keikutsertaan saya dalam kegiatan monitoring Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang dilakukan rutin setahun sekali oleh Taman Nasional Gunung Merapi. Kegiatan yang cukup menarik bagi saya dan kebanyakan teman - teman di Jogja (Yogyakarta). 
Dari situ saya langsung teringat ada kamera Canon 1000D yang lama diam di dalam kotak penyimpanan dan jarang dipakai kecuali butuh buat motret anggrek dan bunga lain yang ada di sekitar rumah. 
Saya cari DIY adapter untuk digiscoping yang kami pesan ke tuang bubut beberapa tahun lalu. Coba saya pasangkan dengan eyepiece WD 30x di Spotting Scope KOWA tua saya. Alkhamdulillah semua bisa dipasang sesuai dengan keinginan saya. 
Setelah semua terpasang ada satu masalah yang saya hadapi ketika mau ambil foto. Spotting Scope dengan range panjang memiliki titik fokus yang sangat tipis. Cukup sulit karena memang ini metodenya manual. Harus bisa ngepasin fokus supaya tidak meleset.
Selain titik fokus yang sangat tipis, masalah lain adalah speed kamera canon 1000D yang bisa dibilang cukup uzur itu menjadi kendala berikutnya setelah fokus yang tipis.
Jadi, kalau ada yang bilang hasil digiscoping menggunakan spotting scope kowa itu hasilnya autosharp silahkan anda coba sendiri.
Berikut ini ada beberapa foto hasil digiscoping Canon 1000 D dengan Spotting Scope Kowa TSN-4.

Bentet Kelabu | Lanius schach, remaja | 10.10.2018

Bentet Kelabu | Lanius schach, remaja | 10.10.2018

Bentet Kelabu | Lanius schach, remaja | 10.10.2018

Cucak Kutilang | Pycnonotus aurigaster | 8.10.2018

Cucak Kutilang | Pycnonotus aurigaster | 8.10.2018

20 October 2017

Memotret Burung Menggunakan Smartphone, Why Not!

Beberapa tahun terakhir media sosial untuk berbagi foto menjadi media yang paling diminati di Indonesia. Seiring berkembangnya dunia teknologi khususnya Telepon Pintar atau Smartphone juga semakin mumpuni dalam hal fotografi. Dan itu yang saat ini digandrungi mulai dari anak usia sekolah hingga umur setengah tua. Ups,. 
Phonescoping Xiaomi redminote 4 + Spotting scope KOWA TSN-4

Adopsi Sarang Burung