Showing posts with label Ijen. Show all posts
Showing posts with label Ijen. Show all posts

04 March 2023

Berencet kerdil | Pygmy Cupwing | Pnoepyga pusilla

Tidaklah mudah mendapatkan foto dan video jenis burung Berencet kercil ini. Selain warnanya yang gelap, Ia juga termasuk burung yang sangat lincah menyelinap diantara semak hutan dataran tinggi. Burung berencet ini kadang juga disebut burung ghaib yang hanya terdengar keras suara tapi wujudnya tidak terlihat.


Ini adalah potongan tangkapan layar karena susah sekali ndapetin fotonya. Video dengan durasi waktu lebih dari satu menit ini adalah keajaiban buatku.

01 October 2019

Ciung-batu Jawa, Javan Whistling Thrush, Myophonus glaucinus

Ciung-batu Jawa, Javan Whistling Thrush | Erek-erek Jungle Park, Ijen | 16.09.2019
Burung Ciung-batu Jawa (Myophonus glaucinus) ini juga sering disebut dengan nama Burung Cacing. Mungkin nama ciung cacing merujuk pada kebiasaan atau kecenderungan perilaku makan dari burung ini yang sangat menyukai cacing. Saya sering menjumpai burung ini berada di lantai hutan mematuk dan membalik serasah daun untuk seekor cacing dan serangga. Meskipun sampai saat ini catatan jenis makanan yang telah terdokumentasi berupa katak, jangkrik, kumbang, siput, kutu kayu dan buah (Burungnesia Reborn 2016).

27 September 2019

Anis Sisik, Scaly(Horsfield's) Thrush, Zoothera dauma

Anis sisik Zoothera dauma bagi sebagian besar para pengamat burung, termasuk saya, jenis ini bisa dibilang burung yang tidak begitu sensitif dengan kehadiran manusia. Di beberapa birding spot di Jawa jenis ini sering ditemukan di kawasan wisata. Selama aktivitas saya mengamati burung, beberapa kali menjumpai jenis ini dengan santai mencari makan di sekitar aktivitas manusia. 

Foto ini merupakan dokumentasi ketika mendampingi rombongan mahasiswa dari Universitas Princenton, New Jerey, USA di Kawasan Hutan Ijen, Banyuwangi. Di lokasi itu burung ini bisa dibilang lumayan mudah dijumpai. Tapi ya harus dari balik tempat berlindung.

Di Jawa, jenis ini masuk dalam anak-jenis Zoothera dauma horsfieldi. Maka dari itu di beberapa tulisan menyebutkan jenis ini disebut juga dengan nama Horsfield's Thrush.

Di foto menggunakan kamera Nikon 1 v2 (mirrorles) dan Lensa Thamron Manual 200-500 dengan bantuan tripod.

Horsfield's Thrush | Erek-erek Jungle Park, Ijen | Nikon 1 v2 | 16.09.2019

24 September 2019

Sikatan biru-muda; Pale Blue Flycatcher, Cyornis unicolor - Erek-erek Jungle Park Ijen

Erek-erek Jungle Pakr, Ijen - Banyuwangi 16 September 2019
Sikatan biru-muda ini awalnya saya identifikasi sebagai Sikatan Ninon (Eumyas indigo) karena warnanya yang dominan biru. Akan tetapi setelah saya perhatikan secara detil dan saya bandingkan dengan yang ada di Field Guide ternyata berbeda. 
Burung dengan nama ilmiah Cyornis unicolor atau yang dalam bahasa inggris Pale Blue Flycatcher ini merupakan burung yang jarang dijumpai. Habitatnya yang berada di ketinggian antara 500 - 1400 mdpl menyenangi lokasi bertengger pada tajuk pohon di hutan primer. 
Individu ini saya jumpai pada saat saya membawa rombongan dari Princenton University yang sedang mengikuti program Bridge Year di Indonesia ke Birding Spot di Erek-erek, Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. 

Pale Blue Flycatcher | Male | Nikon 1 v2 | Thamron Lens Manual | 16.09.2019

17 September 2019

Paok Pancawarna, Javan Banded Pitta, Erek-erek Jungle Park Ijen

Paok Pancawarna atau Javan Banded Pitta dari trip singkat bersama mahasiswa dari Princenton University ke Erek-erek Jungle Park Ijen, Banyuwangi. 
Jenis ini bisa dibilang cukup umum di spot pengamatan burung Erek-erek. Merupakan jenis pitta endemik pulau jawa yang cukup mudah dijumpai.

Saya foto menggunakan Nikon 1 v2 dengan Lensa 200-500 Thamron Manual Fokus. Seri lensa yang cukup lama.

Betina | Female | Erek-erek Jungle Park, Ijen, Banyuwangi | 16.09.2019 

Betina | Male | Erek-erek Jungle Park, Ijen, Banyuwangi | 16.09.2019 

02 September 2019

Video - Burung Puyuh Gonggong Biasa, White-faced Partridge, Arborophila orientalis

Puyuh Gonggong Biasa lagi? ndak bosan apa?
Kalau saya sih ndak bosan. Setiap saya ke banyuwangi sebisa mungkin nyambangi tempat si puyuh endemik dengan nama inggris White-faced Partridge berasal. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengupdate keberadaannya apakah amsih eksis di lokasinya. Sekalian monitoring.
Dari kunjungan terakhir ini saya berhasil dapat gambar video sekitar 1 menit. Check it out!!


17 February 2019

White-faced Partridge, Puyuh Gonggong Biasa, #342

White-faced Partridge juga disebut dengan nama Gray-breasted Partridge. Dalam penamaan jenis-jenis burung di Indonesia disebut dengan nama Puyuh Gonggong Biasa atau Arborophila orientalis, burung puyuh endemik yang hanya ditemukan di dataran tinggi Jawa bagian Timur. Itu pun tidak semua dataran tinggi memiliki jenis ini.

Perilakunya yang sensitif mungkin menjadi satu dari sekian banyak sebab burung ini susah dijumpai di alam.

Beberapa waktu lalu berkesempatan melihat burung ini. Sebuah kesempatan langka melihat si endemik yang ginuk-ginuk ini langsung di habitatnya. Ini merupakan catatan langka bagi saya dan menjadi perjumpaan pertama bagi saya dan menjadi jenis ke 342 (yang tercatat). 

Satu hari penuh saya dan teman-temang nyanggongin tempat burung bermuka putih itu, dan Alkhamdulillah ketemu sembilan individu. Hanya saja yang kelompok besar datangnya di waktu sore, pas sudah gelap jadi ndak bisa dapat gambar yang bagus.

Terima kasih Kang Sam dan kawan-kawan yang sudah menjaga keberadaan puyuh endemik kebanggaan kita bersama. Semoga tetap lestari!!

01 Februari 2019 #342

01 Februari 2019 #342

01 Februari 2019 #342

Adopsi Sarang Burung