Akhirnya kebagian juga motret Black-tailed Godwit. Selama ini selalu tidak kebagian setiap ada jenis satu ini. Lebih seringnya dapat yang Bar-tailed Godwit.
Burung dengan nama Biru-laut Ekor-hitam ini merupakan pengunjung yang rutin setiap tahun datang ke muara progo, sungai yang memisahkan Bantul dan Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jenis : Birulaut Ekor-blorok | Limosa limosa Linnaeus 1758
Alat : Kowa Spotting Scope TSN-4 | Nikon 1 V2 mirrorless | DIY Adater
Waktu : 09 Februari 2019
14 February 2019
05 December 2018
Mengenal Burung Cinenen Jawa
![]() |
| Gn, Sega, Karangasem, Bali |
CINENEN JAWA | OLIVE-BACKED TAILORBIRD | Orthotomus sepium (Horsfield, 1821)
Orang Jawa menyebutnya burung ciblek. Khusus para penggemar burung kicau menyebutnya burung Ciblek Jawa. Ada juga yang menyebutnya sebagai Perenjak Merah. Orang jawa yang dari dulu selalu menggunakan ilmu titen, menandai kericuhan suara burung cinenen sebagai pertanda akan ada tamu yang datang ke rumah.
Burung dengan nama ilmiah Orthotomus sepium ini memiliki ukuran yang kecil. Hanya berkisar 11 centimeter jika diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor. Bagi para penggemar burung kicau tidak sulit untuk membedakan jenis ini dengan jenis yang lain. Termasuk membedakan mana jantan dan betina. Sebagai informasi, burung jantan pada jenis ini memiliki warna mahkota, kerongkongan dan pipi yang merah-karat. Bulu lainnya berwarna abu-abu kehijauan dengan warna perut putih tersapu warna kuning. Sedangkan burung betina memiliki warna kepala tidak semerah individu jantan, dagu dan tenggorokannya berwarna putih.
![]() |
| Gn, Sega, Karangasem, Bali |
26 November 2018
Video Burung Pantai dan Beberapa Burung Lainnya di Delta Progo #phonescoping
Mengabadikan perilaku burung - burung di alam merupakan kegiatan yang sangat mengasikan dan tentunya itu satu kegiatan yang sangat positif. Daripada menembak burung - burung yang justru dapat mengakibatkan burung - burung di alam habis.
Ini adalah cuplikan beberapa jenis burung yang ada di Delta Progo atau kadang orang juga sering menyebutnya Muara Sungai Progo. Ya, tepatnya berada di muara sungai progo.
Burung-burung ini merupakan jenis burung pendatang yang singgah dalam perjalanan migrasinya ke selatan. Burung - burung ini bermigrasi untuk menghindari musim dingin di lokasi berbiaknya. Pada musim dingin yang begitu ekstrem burung - burung tersebut mengalami kendala dalam mencari makan sehingga mereka harus mengembara jauh lintas benua.
Di muara progo inilah mereka singgah sementara, menggemukan badan sebelum kembali melanjutkan perjalanan migrasinya hingga ke selatan jogja, Australia atau bahkan Selandia Baru.
Berikut adalah videonya:
Ini adalah cuplikan beberapa jenis burung yang ada di Delta Progo atau kadang orang juga sering menyebutnya Muara Sungai Progo. Ya, tepatnya berada di muara sungai progo.
Burung-burung ini merupakan jenis burung pendatang yang singgah dalam perjalanan migrasinya ke selatan. Burung - burung ini bermigrasi untuk menghindari musim dingin di lokasi berbiaknya. Pada musim dingin yang begitu ekstrem burung - burung tersebut mengalami kendala dalam mencari makan sehingga mereka harus mengembara jauh lintas benua.
Di muara progo inilah mereka singgah sementara, menggemukan badan sebelum kembali melanjutkan perjalanan migrasinya hingga ke selatan jogja, Australia atau bahkan Selandia Baru.
Berikut adalah videonya:
14 November 2018
Digiscoping Burung-burung di Trisik, Kulon Progo 14 November 2018
Rabu pagi (14/11/2018) ada janji dengan bung Raden untuk mengecek sawah - sawah di Trisik yang menjadi roosting site burung pantai migran di Kulon Progo. Berangkat dari rumah sudah lumayan mendung sih, langitnya. Tapi karena sudah janji ya berangkat juga. Dan lagi, janji juga sama Arkan kalau mau ajak dia pergi ke Trisik. Tidak tega kalau harus menggagalkan rencana dia main pasir.
Begitu kami sampai di sekitaran persawahan Trisik hujan turun langsung deras begitu saja tanpa peringatan terlebih dahulu. Apalagi ngumumin kalau para hadirin diminta segera menggunakan jas hujan. Alhasil kami bertiga basah.
Kalau cuaca terus-terusan hujan bagaimana bisa mendokumentasikan burung - burung yang ada? gagal deh rencana Digiscopingan di sawah.
Alhamdulillah, Tuhan berkata lain. Hujan reda, matahari muncul.
Dan, berikut ini hasil (foto) pengamatan hari ini. Semua foto menggunakan teknik Digiscoping.
Alat: Spotting Scope (Monokuler) Kowa TSN-4 | Kamera Nikon 1 v2 Mirrorless plus lensa Nikor Mikro 40 mm fix | DIY Adapter
Begitu kami sampai di sekitaran persawahan Trisik hujan turun langsung deras begitu saja tanpa peringatan terlebih dahulu. Apalagi ngumumin kalau para hadirin diminta segera menggunakan jas hujan. Alhasil kami bertiga basah.
Kalau cuaca terus-terusan hujan bagaimana bisa mendokumentasikan burung - burung yang ada? gagal deh rencana Digiscopingan di sawah.
Alhamdulillah, Tuhan berkata lain. Hujan reda, matahari muncul.
Dan, berikut ini hasil (foto) pengamatan hari ini. Semua foto menggunakan teknik Digiscoping.
Alat: Spotting Scope (Monokuler) Kowa TSN-4 | Kamera Nikon 1 v2 Mirrorless plus lensa Nikor Mikro 40 mm fix | DIY Adapter
![]() |
| Cangak Abu | Ardea cinerea | Gray Heron | Laguna Trisik |
![]() |
| Cangak Abu | Ardea cinerea | Gray Heron | Laguna Trisik | Resident |
![]() |
| Cangak Abu | Ardea cinerea | Gray Heron | Laguna Trisik | Resident |
![]() |
| Cerek Pasir Besar | Charadrius leschenaulti | Greater Sand Plover | Sawah | Migrant |
![]() |
| Cerek Pasir Besar | Charadrius leschenaulti | Greater Sand Plover | Sawah | Migrant |
![]() |
| Cekakak Australia | Halcyon sancta | Sacred Kingfisher | Tambak | Migrant |
![]() |
| Trinil Semak | Tringa glareola | Wood Sandpiper | Sawah | Migrant |
Video Cinenen Jawa, Orthotomus sepium, Olive-backed Tailorbird | #karangasem, #bali
Berikut adalah video Cinenen Jawa (Orthotomus sepium) dari wilayah Karangasem, sebelah timur Gunung Agung, Bali. Tidak ada editan maupun penambahan apapun dalam video ini.
semoga berkenan.
semoga berkenan.
13 November 2018
Sikep-madu Asia, Oriental Honey-buzzard | Sega, Karangasem, Bali
Stasiun Riley TVRI di Dusun Gulinten lebih dikenal dengan nama Gunung Sega. Lokasi yang menjadi spot pengamatan migrasi raptor terbaik di jalur terbang wilayah barat.
Ini adalah hasil dokumentasi pengamatan selam dua hari pada tanggal 10 & 11 November 2018 yang lalu.
Ini adalah hasil dokumentasi pengamatan selam dua hari pada tanggal 10 & 11 November 2018 yang lalu.
![]() |
| adult female | pale morph |
![]() |
| adult male |
![]() |
| adult male |
![]() |
| adult male |
Subscribe to:
Posts (Atom)
Adopsi Sarang Burung
-
Colubridae | Ular Kisik | Xenochrophis vittatus (Linnaeus, 1758) Ular Lare Angon adalah ular dari Keluarga (Famili) Colubridae . Nama ...
-
Paok Pancawarna atau Javan Banded Pitta dari trip singkat bersama mahasiswa dari Princenton University ke Erek-erek Jungle Park Ijen, Banyu...
-
Sikatan cacing Cyornis banyumas atau orang barat menyebutnya Javan Blue Flycatcher. Salah satu jenis burung sikatan endemik jawa (status ba...
















