Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts
Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts

25 November 2017

Capung - Agrionoptera insignis (Rambur, 1842)

Pertama kali ketemu jenis capung ini di Pulau Masakambing, Masalembo, Jawa Timur. Capung Agrionoptera insignis (Rambur, 1842) jantan ini cuma sendirian. Tak cariin yang betinanya ndak ketemu. Bahkan sampai akhir kegiatan di Masakambing capung ini masih saja jomblo. Belum ketemu jodohnya,. 😁😁

Masakambing, 12 Juni 2013

Masakambing, 12 Juni 2013

Masakambing, 12 Juni 2013

Masakambing, 12 Juni 2013

21 November 2017

Caladi Ulam, Freckle-breasted Woodpecker, Dendrocopos analis Bonapartei, 1850

Wringin Putih, Banyuwangi 10.11.2017

Burung pemahat. Saya bilang seperti itu. Menggunakan paruhnya yang kuat membuat lobang atau hanya sekedar mencari sesuatu untuk dimakannya. Namanya Caladi ulam dengan bahasa inggris Freckle-breasted Woodpecker. Nama jenisnya Dendrocopos analis Bonapartei, 1850 dengan anak jenis analis yang tersebar di Sumatera, Jawa dan Bali. 

Dendrocopos analis analis, 20.11.17

20 November 2017

Kirik-kirik Laut, Blue-tailed Bee-eater, Merops philippinus Linnaeus, 1766

Wringin Putih, Banyuwangi

Kirik-kirik Laut | Blue-tailed Bee-eater | Merops philippinus Linnaeus, 1766

Wringin Putih, 20.11.17

Wringin Putih, 20.11.17

Wringin Putih, 20.11.17

Wringin Putih, 20.11.17

26 April 2017

Aggrek - Liparis crenulata [Bl.] Lindl.

Anggrek epifit atau anggrek terestrial ini menurut www.orchidspecies.com hanya ditemukan di Pulau Jawa dan Sumatera. Umumnya ditemukan di hutan basah dengan ketinggian mulai dari 650 hingga 2.200 m dpl.

Synonyms Leptorchis crenulata (Blume) Kuntze 1891; *Malaxis crenulata Blume 1825; Stichorkis crenulata (Blume) Marg., Szlach. & Kulak 2008

=========================

Foto jenis anggrek ini diambil di Cagar Alam Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur pada tahun 2013 menggunakan kamera prosumer Canon Powershot sx40hs.





22 April 2017

Anis Sisik sang 'Pemulung'

Satwaliar umumnya tinggal di hutan dengan kondisi yang bagus. Tapi bagaimana jika habitat mereka telah berubah menjadi tempat pembuangan sampah? atau minimal di hutan yang menjadi tempat tinggal mereka ada spot - spot yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah? 

Anis Sisik atau Zoothera dauma merupakan jenis burung yang sering berburu cacing. Tempat yang biasanya terdapat banyak cacing adalah tempat dengan tingkat kesuburan tanah cukup bagus. Biasanya itu bisa ditemukan di dalam hutan yang tanahnya tertutup oleh daun-daun yang membusuk, dan disitulah biasanya cacing-cacing itu bisa ditemukan. Lalu bagaimana kalau di tempat pembuangan sampah? 


Adalah Tahura R. Soerjo di Batu, Jawa Timur. Lokasi tersebut selain sebagai lokasi wisata alam yang lumayan terkenal karena pemandian air hangatnya, dikalangan pengamat burung dan fotografer satwaliar menjadi lokasi favorit karena kondisi burungnya masih terbilang banyak dan mudah untuk di foto. Di tahura yang lebih dikenal dengan nama Cangar itu ada beberapa spot yang menjadi tempat pembuangan sampah dari warung - warung yang ada di dalam kawasan tersebut. Dan tempat sampah itu justru sering dikunjungi oleh beberapa jenis burung. Salah satunya adalah burung anis dengan nama inggris Scaly Thrush ini. 


Burung ini saya foto tahun 2013 menggunakan kamera pocket andalan, Canon Powershot sx40hs. Burung ini terlihat seperti 'pemulung' yang sedang mengais dan memilah sampah yang bisa menghasilkan sesuatu. Tentu saja kalau burung Anis ini sudah pasti yang dicari adalah Cacing makanan kesukaannya. 




Adopsi Sarang Burung