Showing posts with label Gunung Merbabu. Show all posts
Showing posts with label Gunung Merbabu. Show all posts

03 June 2021

Sekilas mengenal Rekrekan, Surili Jawa di Taman Nasional Gunung Merbabu

Surili jawa (Presbytis comata) merupakan jenis primata endemik Pulau Jawa yang statusnya kian terancam punah dengan status keterancaman saat ini Endangered atau Genting menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources).

Bertengger pada pohon Kirinyu

Jenis monyet pemakan daun ini dikatakan endemik karena memang distribusinya terbatas hanya ada di pulau jawa saja. Itupun dari ujung barat sampai ujung timur jawa Surili hanya ditemukan di Jawa Tengah saja dengan distribusi paling timur di Gunung Merbabu. 

Terdapat dua sub-spesies surili jawa yang dapat kita jumpai yaitu Presbytis comata comata yang distribusinya di Jawa Barat dan Presbytis comata fredericae yang ditemukan di hutan dataran tinggi Jawa Tengah. Sub-spesies fredericae ini di jawa tengah kemudian dipanggil dengan nama Rekrekan. 

18 November 2017

Gunung Merbabu - Anis Gunung, Island Thrush, Turdus poliocephalus (Latham, 1801)

Foto Anis Gunung dari Gunung Merbabu ini merupakan foto anis pertama bagi saya untuk wilayah Jawa Tengah. Burung dengan nama inggris Island Thrush ini memiliki anak jenis atau ras sangat banyak. Merujuk pada Yayasan Kutilang Indonesia [ CEK DISINI ] disebutkan secara global ras anis gunung di dunia mencapai 51 anak jenis dan 11 anak jenis ditemukan di Indonesia. 

Turdus poliocephalus javanicus (Horsfield, 1821) adalah anak jenis untuk yang berada di wilayah pegunungan Jawa bagian Tengah. Dan ini bonus berkegiatan di Gunung Merbabu bulan september 2017 lalu.

Gunung Merbabu, 29 September 2017

Gunung Merbabu, 29 September 2017



Kangkok Ranting, Oriental Cuckoo, Cuculus saturatus (Blyth, 1843)

Burung Kangkok Ranting atau Oriental Cuckoo ini merupakan burung yang unik. Burung dengan nama ilmiah Cuculus saturatus (Blyth, 1843) ini sama seperti jenis-jenis yang lain dari kelompoknya. Menitipkan telurnya di sarang burung lain untuk dierami sampai menetas. Bahkan sampai pengasuhan anaknya oleh burung lain. 

Beruntung, hari terakhir kegiatan di Merbabu bulan september lalu berhasil mendokumentasikan jenis ini. Biasanya hanya mendengar suaranya saja. 

Merbabu 29 September 2017

Adopsi Sarang Burung