Selasa (8 November 2022), pagi hari sekira pukul 06.50 wib saya keluar rumah lewat samping sambil lihat dua ekor kura-kura di tempatnya dan menuju pohon anggrek yang sedang mekar. Dari lokasi anggrek yang berada di halaman rumah itu, saya menengok ke pohon sengon tinggi yang berada di lahan milik tetangga. Pohon yang biasa jadi tempah persinggahan Sikep-madu asia (Pernis ptilorhynchus) saat musim migrasi. Di salah satu dahan kering terlihatlah satu ekor burung yang posisinya membelakangi saya. Entah kenapa saya langsung berpikir kalau itu Accipiter. Tidak pakai lama saya kembali masuk ke rumah mengambil binokuler, kamera dan lensa, monokuler dan tripodnya. Benar saja! Elang-alap nipon (Accipiter gularis) betina muda sedang mengeringkan bulu-bulunya. Mungkin terkena hujan pagi tadi, pikirku!
![]() |
| Accipiter gularis, senik 8.11.2022 |
Saya mencoba mendokumentasikan momen langka yang belum tentu bisa saya temui di kemudian hari. Ya, burung elang berukuran kecil ini hanya singgah sementara dalam perjalanan migrasinya. Kalaupun dia tinggal di wilayah kami belum tentu juga bisa nemu yang posisinya sedang bertengger dan lama sehingga bisa didokumentasikan.

